<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>angan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/angan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "angan"</description>
	<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 04:49:28 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Hanya Angan]]></title>
<link>http://kandipippo.wordpress.com/?p=53</link>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 10:08:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>kandipippo</dc:creator>
<guid>http://kandipippo.wordpress.com/?p=53</guid>
<description><![CDATA[aku pikir aku mengenalmu,
tapi tidak!
karena ternyata aku hanya mengklaim bahwa aku mengenalmu,
 
ak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku pikir aku mengenalmu,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">tapi tidak!</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">karena ternyata aku hanya mengklaim bahwa aku mengenalmu,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku yakin aku tahu banyak tentangmu,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">namun ternyata aku hanya tahu dalam anganku,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku akui itu sejak aku sadar aku tak tahu apa-apa,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku tak menyalahimu karena kita tak sering bersua,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku juga tak mau menyalahkan diriku yang lebih sering sibuk dengan duniaku sendiri,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">pun tidak aku salahkan keadaan dan waktu yang hampir tak pernah mempertemukan kita pada waktu belakangan ini,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku hanya manusia,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">kau pun sama,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">kadang kita harus tergilincir di lembah ternista baru kita tersadar,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">tidak ada persoalan dengan itu buatku,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku hanya berharap suatu saat aku kembali mengenalmu,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">kembali tahu tentang dirimu,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">bukan hanya merasa</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">bukan sekadar mengklaim,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">semoga kita bercengkrama lagi,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">dalam waktu yang berbeda dengan hari ini,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">aku yakin bisa merealisasikannya!!!</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN"> </span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&#34;color:#ff99cc;" lang="IN">Doaku tak pernah putus untuk adik dan sahabatku,</span></strong><span style="font-family:&#34;"></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tanah Kenangan]]></title>
<link>http://marsini.wordpress.com/?p=110</link>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 06:07:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>marsini</dc:creator>
<guid>http://marsini.wordpress.com/?p=110</guid>
<description><![CDATA[Setahun silam di tempat itu, ada anak-anak berlarian diantara pepadian. Dengan riangnya tertawa-tiwi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Times New Roman, serif;"><span style="font-size:small;">Setahun silam di tempat itu, ada anak-anak berlarian diantara pepadian. Dengan riangnya tertawa-tiwi menemani kesibukan orang tuanya di lahan yang menjadi andalan hidup.Pematang sawah terawat dan padi terayun-ayun dipermainkan angin. Pemiliknya tersenyum dengan girangnya membayangkan panen yang diperkirakan melimpah.Jerih payah akan segera tergantikan dengan hasil sempurna.</span></span></p>
<p><a href="http://marsini.files.wordpress.com/2008/08/kenangan.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-114" src="http://marsini.wordpress.com/files/2008/08/kenangan.jpg?w=300" alt="" width="300" height="204" /></a></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman, serif;"><span style="font-size:small;">Beberapa bulan yang lalu di tempat yang sama. Dimanakah pematang sawah yang dulu?, dimanakah padinya?.Dimanakah anak-anak itu?.Dimanakah petani?.Kenapa yang tersisa hanya tanah lapang?.Semua sudah benar-benar berubah drastis.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0.35cm;line-height:115%;" align="justify"><span style="font-family:Times New Roman, serif;"><span style="font-size:small;">Pertanyaan yang segera dijawab oleh plakat yang terpasang ditepinya, “Di tempat ini akan segera dibangun gedung….”. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0.35cm;line-height:115%;" align="justify"><span style="font-family:Times New Roman, serif;"><span style="font-size:small;">Emm, satu lagi lahan untuk menanam pagi berkurang dan satu lagi akan bertambah bangunan baru yang akan menggeser populasi padi dan hewan-hewan kecil. Mungkin ditempat lain, seiring waktu akan mengalami hal yang sama pula.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[lebih baik jika...]]></title>
<link>http://marsini.wordpress.com/?p=104</link>
<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 08:30:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>marsini</dc:creator>
<guid>http://marsini.wordpress.com/?p=104</guid>
<description><![CDATA[Dalam duduknya, tak terucap sepatah katapun. Tangannya sibuk membolak-balik koran yang sudah lusuh. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam duduknya, tak terucap sepatah katapun. Tangannya sibuk membolak-balik koran yang sudah lusuh. Matanya terlihat serius membaca tulisan hitam tebal yang tercetak. Informasi apa yang sedang dicarinya?. Didekatnya duduk seorang bapak tua yang tampak terkantuk-kantuk. Sekali diliriknya bapak tersebut, namun kemudian pandangannya segera beralih lagi ke lembaran ditangannya. Dia seakan tak peduli suasana disekelilingnya.Ohh, rupanya yang dibacanya tentang lowongan pekerjaan. Tampak beberapa kali menghela nafas. Sepertinya belum ada lowongan pekerjaan yang cocok untuknya. Tak berapa lama gadis tersebut meletakkan lembaran itu disampingnya. Kemudian melihat ke sekelilingnya. Seakan pandangannya hampa belaka. Bapak tua didekatnya memperhatikan kemudian menyapa dengan ramahnya. Keduanya lalu terlibat obrolan ringan dengan lancarnya seakan sudah saling mengenal sebelumnya, padahal mereka baru bertemu kali ini.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ditempat asing manapun, ternyata orang sekitar selalu seperti saudara sendiri. Terlepas dari prasangka buruk tentang orang lain yang kadang muncul, pastinya kita memandang semua orang adalah baik. Sapa menyapa adalah hal yang menyenangkan. Alangkah lebih meyenangkan jika kita bisa meyapa terlebih dahulu. Dunia akan jadi indah dengan sikap ramah. Adapun sikap cuek tak selamanya baik, akan lebih baik jika ada kepedulian. Aku sangat merindukan suasana kekeluargaan, meskipun di tempat peratauan sekalipun.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Angan dan Kenyataan]]></title>
<link>http://tomson666.wordpress.com/?p=13</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 04:22:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>tomson666</dc:creator>
<guid>http://tomson666.wordpress.com/?p=13</guid>
<description><![CDATA[
 
Tanggal 24 Juni, seharusnya gw bisa ikut salah satu seminar hukum yang dapat menambah pengetahua]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://teaching.mrbelshaw.co.uk/wp-content/uploads/2007/06/career3.jpg" alt="Careeer Jam" /></p>
<p> </p>
<p>Tanggal 24 Juni, seharusnya gw bisa ikut salah satu seminar hukum yang dapat menambah pengetahuan dan relasi terutama di bidang hukum pertambangan. Tetapi keadaan menyatakan sebaliknya. Hal ini sudah gw sampaikan pada pimpinan kantor gw dengan harapan dia mampu menangkap keinginan gw untuk terus belajar dan berkembang. Sampai dead line pendaftaran kemarin, tidak ada tanda-tanda bahwa ada persetujuan dari kantor tentang keikutsertaan dalam seminar tersebut. Ini membuat gw benar-benar kecewa. Kantor gw, salah satu mid-law firm di Jakarta, sudah beberapa kali menolak ajakan gw untuk memperluas cakrawala hukum demi kemajuan kantor. Gw jadi semakin meragukan kapabilitas, integritas dan visi dari pimpinan kantor gw. Gw jadi ragu apakah piminan kantor gw itu termasuk dalam kategori advokat arsitek atau advokat tukang. Apakah dia mampu untuk membangun visi dan misi sebuah kantor hukum yang kredibel dan trustworthy.</p>
<p>Tahun ini adalah tahun ketiga gw bergabung dengan kantor ini. Banyak sudah kejadian yang telah gw lewati. Angan gw akan suatu profesi yang terhormat, Advokat, gw rintis di kantor ini. Tahun 2006 tepatnya gw bergabung dan sejak saat itu gw berusaha untuk mengetahui seluk beluk dunia hukum yang satu ini. Harapan gw sangat tinggi saat bergabung, ditambah saat itu kantor sedang menangani perkara yang termasuk sulit dan melibatkan cross border law, Arbitrase Internasional. Tahun 2006, gw lewati sebagai tahun pijakan awal, di satu sisi banyak hal yang gw pelajari dan di sisi yang lain gw untuk pertama kalinya meragukan keprofesionalan kantor gw ini. Banyak cerita atas hal ini, salah satu diantaranya adalah ketidakmampuan kantor ini dalam melakukan dokumentasi yang layak dan baik atas setiap pekerjaan, surat menyurat, policy making dan leadership. 2006 juga merupakan tahun dimana gw merancang sendiri sistem dokumentasi apa yang yang cocok untuk siterapkan dalam praktek kantor hukum. Gw mulai dengan menyeleksi berkas-berkas dan catatan-catatan tentang dokumentasi hingga membutuhkan waktu 2 tahun kemudian untuk dapat merancang dan mengaplikasikan sistem tersebut. Walaupun sistem sudah berjalan, tetapi masih ada kelalaian-kelalaian di sana sini, terutama masalah dokumentasi surat keluar dan masuk dari pimpinan kantor.</p>
<p>Tahun 2007 menandai permulaan yang lebih jelas untuk karir Advokat. Hal-hal yang menendainya adalah beberapa pengalaman bersidang baik dalam dan luar negeri, menyiapkan berkas-berkas perkara, legal drafting perjanjian-perjanjian, legal opinion, legal research dan legal advise yang gw lakukan selama tahun 2007. Yang paling mengesankan buat gw hingga saat ini adalah ketika kantor mewakili klien untuk sidang Arbitrase Internasional di SIAC Singapura tepatnya. Bayangkan rookie seperti gw harus berhadapan langsung dengan tim counselor yang berpengalaman dari kantor hukum Rajah &#38; Tann. Gw waktu itu layaknya kijang yang siap di mangsa oleh singa-singa lapar di seberang ruangan. Bulan Maret 2007 adalah saat dimana sidang itu berlangsung dan merupakan kulminasi pertempuran dokumen yang telah berlangsung sejak Oktober 2005. 5 hari yang melelahkan dan sekaligus mencerahkan gw akan praktek keadvokatan yang ideal, menurut gw lho. Gw sangat bersyukur atas pengalaman itu, karena gw belajar dari yang terbaik hingga yang terburuk. Tahun 2007 juga menjadi tahun dimana gw mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat yang diakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dan Tes Profesi Advokat. Alhamdulillah gw lulus.</p>
<p>Tahun 2008, ketika gw mulai bisa melihat masa depan gw di profesi ini, ternyata angan itu tidak berbanding lurus dengan kenyataan. Kembali lagi persoalan yang sama dan menyebalkan, kantor gw seakan menjadi penghambat terwujudnya angan tersebut. Biar gw sebutkan beberapa faktor diantaranya:</p>
<ol>
<li>Untuk memenuhi persyaratan calon Advokat, berdasarkan peraturan PERADI, gw harus menyerahkan dokumen-dokumen pendukung. Berhubung masa kerja gw di kantor sudah lebih dari 2 tahun, maka sesuai dengan peraturan calon advokat dapat menyerahkan laporan persidangan dan atau penanganan perkara yang terdiri dari 3 perkara pidana dan 6 perkara perdata. Yang menyebalkan adalah sejak gw bergabung di kantor ini, hanya sedikit perkara yang berakhir di meja hijau. Hanya beberapa yang diselesaikan melalui persidangan, 1 perkara perceraian di Pengadilan Agama, 1 perkara pidana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan 1 perkara di SIAC Singapura. Jadi banyak sekali kekurangan dari syarat tersebut. Karena peraturan PERADI menyatakan perkara-perkara tersebut tidak harus dari kantor dimana calon advokat tersebut bekerja, maka gw minta tolong kepada pimpinan kantor gw, yang merupakan advokat pembimbing, untuk meminta data-data perkara dari rekan-rekan advokat dan atau panitera pengadilan negeri yang dikenalnya. Hingga saat ini dia tidak pernah memberikan data-data tersebut dan hal ini benar-benar mengesalkan. Akhirnya ge terpaksa mencari sendiri data-data perkara yang gw perlukan. Gw akhirnya dapat bantuan dari seorang teman. Gw dapat data-data 1 perkara pidana dan 2 perkara perdata, ditambah 1 lagi perkara perdata yang sedang dalam proses persidangan. Gw pernah menanyakan kepada pimpinan kantor gw tentang data-data perkara yang dijanjikannya, tetapi dia malah terkesan menghindar untuk memenuhi janji tersebut dan ketika dia tahu gw mulai cari sendiri data tersebut, dia seakan lepas tanggung jawab sebagai advokat pembimbing. Benar-benar menyebalkan.</li>
<li>Pimpinan kantor gw bergabung dengan gerakan advokat yang kemudian melahirkan Kongrea Advokat Indonesia (KAI) yang menyatakan diri sebagai satu-satunya wadah tunggal profesi advokat yang sah menurut Undang-undang Advokat dan PERADI adalah sebuah lelucon. Dia pernah meminta gw untuk bergabung dengan KAI, tetapi gw menolaknya karena gw tidak yakin dengan perjuangan tersebut. Perseteruan antar Advokat, yang menurut gw tidak perlu terjadi ini, masih berlangsung hingga sekarang dan jujur saja hal ini membuat pendar angan gw akan profesi advokat semakin redup.</li>
<li>Sejak awal 2008, kantor gw bisa dikatakan sepi dari perkara baru. Berkas-berkas perkara yang masih menumpuk di meja gw adalah berkas-berkas perkara lama yang hingga saat ini belum selesai dan atau entah tidak ada kelanjutannya lagi. Keadaan ini benar-benar membuat gw mulai frustasi akan masa depan gw di kantor in dan juga di profesi advokat. Jujur hal ini juga berpengaruh pada motivasi dan mood kerja gw.</li>
</ol>
<p>Suka atau tidak suka, ini merupakan kenyataan yang gw hadapin sekarang. Demi sebuah masa depan untuk gw sendiri, gw telah beberapa kali mencoba untuk melamar pekerjaan baru, mulai dari kantor hukum, perusahaan swasta dan instansi pemerintah (meskipun untuk yang terakhir ini gw terpaksa). Ada salah satu grup perusahaan otomotif terbesar di Indonesia menawarkan gw kesempatan untuk bergabung dengan mereka. Gaji dan benefits yang mereka tawarkan cukup fantastis, tetapi gw terpaksa menolaknya karena status karyawan yang mereka tawarkan adalah karyawan kontrak. Alasan kenapa gw tolak adalah karena gw tahu bahwa untuk posisi yang ditawarkan dalam perusahaan tersebut adalah suatu posisi yang tidak diperbolehkan adanya karyawan dengan status kontrak. Gw tidak mau tunduk pada perbudakan modern.</p>
<p>Gw mencoba untuk tetap setia pada angan gw akan profesi advokat dan juga kantor tempat gw bernaung hingga kini. Meskipun 2 bulan terakhir gw mendapati kenyataan-kenyataan yang tidak menyenagkan, gw akan coba untuk bertahan. Gw harus mencoba meluruskan posisi angan dan kenyataan. Bismillah!!</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://hotcrumbsoflove.com/blog1/wp-content/uploads/Frustration_Relief.gif" alt="Stress Relief kit" /> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Angan dan Kenyataan]]></title>
<link>http://agungndaru.wordpress.com/?p=37</link>
<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 05:04:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>agungndaru</dc:creator>
<guid>http://agungndaru.wordpress.com/?p=37</guid>
<description><![CDATA[Angan,  kalau tidak salah mempunyai pengertian sesuatu yang kita inginkan, cita-citakan sama halnya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Angan, <span> </span>kalau tidak salah mempunyai pengertian sesuatu yang kita inginkan, cita-citakan sama halnya dengan harapan, tanpa mempedulikan kita dapat meraihnya atau tidak. Seseorang yang berangan-angan menjadi seorang presiden, belum tentu suatu saat menjadi presiden. Begitu juga seorang direktur sebuah perusahaan besar pada suatu saat berangan-angan menjadi tukang becak, bisa jadi dengan kemauan dan kerelaannya yang tinggi <span> </span>terwujud menjadi tukang becak. Tidak ada salahnya dengan orang yang berangan-angan, bahkan diperlukan dalam kehidupan. Seseorang berangan-angan bisa diartikan dia mempunyai harapan di masa depan. Kesadaran dan kemauan yang keras, dapat menjelmakan angan-angan menjadi semangat pada diri seseorang dalam berusaha, sehingga pada akhirnya menjadi kenyataan. Nah, berarti disini angan-angan mempunyai segi positifnya dalam hidup. Bagaimana dengan yang negatif?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Seorang pemalas yang selalu berangan-angan menjadi seorang milyuner tanpa mau berusaha dan bekerja keras, tidak mungkin angannya menjadi kenyataan. Tidak pernah disebutkan dalam cerita nyata bahwa pengemis akan berubah menjadi orang kaya tanpa merubah pandangan hidupnya dan kerja kerasnya yang gigih. Dunia orang malas memandang hidup lebih sempit, harta, kekayaan, ilmu dan kebahagian adalah datang dari tuhan, tidak perlu susah-susah bekerja, jika waktunya sukses akan sukses juga pada <span> </span>akhirnya. Angan akan menjadi lamunan atau mimpi di siang bolong, istilah konotasinya. Hidupnya akan terbuai dalam angan yang melebihi kemampuan diri dan lebih banyak mengobral cerita-cerita kosong untuk dijajakan setiap hari. Demikian berarti angan menjadi seseuatu yang negatif bagi seseorang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Angan dan kenyataan seperti halnya nada, syair dan ritme dalam sebuah lagu. Sebuah lagu yang baik, adalah enak didengar, terasa lantunan iramanya dan syair lagunya cocok dengan musiknya, yang tentunya jenis musik berbeda satu sama lain, tergantung penikmatnya. Disini karena nada dan irama sangatlah penting untuk menentukan estetika sebuah lagu. Bagi anda penggemar musik hip-hop, misalnya, anda tidak terlalu mempermasalahkan nada dalam memilih musik, karena hip-hop lebih mengedepankan ritmis dalam nafas lagunya. Begitu sebaliknya, bagi anda yang menyukai karya-karya <em>classic musical</em> seperti <em>Bach, Beethoven, Antonio Vivaldi</em>, justru alunan nada yang syahdu itulah kuncinya disamping ritme yang naik turun.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan demikian, angan dan kenyataan lebih sekedar merupakan harmoni kehidupan<span> </span>selayaknya nada, syair dan ritme mempunyai tempat tersendiri dan saling berkolaborasi membentuk lagu kehidupan. Lagu yang membawa kita dalam dunia fantasi dan nyata, yang terkadang sebenarnya berjarak serta saling tidak bersesuaian satu sama lain. Alangkah baiknya jika keduanya berjalan beriringan dan sisi positif angan terdapat pada kita menjadi sebuah semangat hidup. Mari bermimpi dan bersemangat!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img src="http://img115.imageshack.us/img115/1966/wishingwg6.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em>12.50 am EST, Selasa, 17 Juni 2008. </em><em>Pleasantville</em><em>, </em><em>NY</em><em>.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;text-indent:162pt;"><em></em><em> </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:279pt;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tentang Datu]]></title>
<link>http://minorreport.wordpress.com/?p=8</link>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 20:08:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>tunik</dc:creator>
<guid>http://minorreport.wordpress.com/?p=8</guid>
<description><![CDATA[Pagi itu, pukul 05.00 jam beker dikamar itu berbunyi dengan kencang. Suaranya yang nyaring tak juga ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi itu, pukul 05.00 jam beker dikamar itu berbunyi dengan kencang. Suaranya yang nyaring tak juga membangunkan Datu dari tidurnya. Pukul 06.02 alarm handphone yang diletakkan disebelah telinganya giliran mengeluarkan suara. Hampir semenit handphone itu bersuara, sebelum akhirnya dimatikan oleh Datu yang baru terbangun dari tidurnya. Dengan mata masih terpejam, coba Ia raih selimut tebal yang semalam menyelimuti tubuhnya. Coba Ia raba sekitarnya, namun selimut itu tak kunjung Ia raih. Perlahan coba Ia buka matanya yang masih terasa berat, untuk segera menemukan selimut itu. Betapa terkejutnya Datu saat melihat disekitar. Selimut itu sudah tertata rapi disudut kamar berdindingkan kayu itu. Beberapa teman yang semalam tidur disebelahnya juga sudah tidak tampak lagi, begitu juga dengan barang-barang bawaan mereka. Yang tersisa hanya sebuah carrier biru tua dan sebuah bandana biru yang masih terlipat rapi diatasnya.</p>
<p>Tanpa babibu, Datu langsung meraih pintu dan melihat keluar untuk coba memastikan kalau teman-temannya sedang menikmati pagi nan indah di kaki gunung itu. Tapi apa yang Ia dapati? Tak seorangpun ditemuinya ditengah pagi dan hawa pegunungan yang menentramkan itu. Datu memejamkan mata sejenak, mencoba menikmati segarnya pagi dan kicauan burung yang sedang hinggap dipohon cemara nan tinggi itu. Teringat kembali akan pencarian teman-temannya, Datu kembali mencoba menyusur sekitar, beberapa saat coba menyusur, tak kunjung Ia temukan tanda-tanda keberadaan teman-temannya. Datu menghela nafas sejenak sambil kembali menikmati segarnya pagi yang selalu Ia kagumi.</p>
<p>Perlahan Ia melangkahkan kaki kembali ke dalam kamar itu. Ia tidak merasa bingung lagi, sesaat menikmati segarnya pagi dikaki gunung akan selalu menentramkan hatinya. Ia pun tidak tergesa untuk coba menyusul teman-temannya yang mungkin saja sudah sampai dipuncak gunung itu. Perlahan Ia siapkan perbekalan, sambil mengawang-awang, terlintas dipikirannya,</p>
<p>"Apa yang sebenarnya sedang Aku alami? Mereka yang kuanggap teman itu ternyata sudah tidak peduli lagi padaku. Atau mungkin mereka sudah lelah untuk coba membangunkanku, namun aku tak kunjung terbangun?"</p>
<p>Sambil mengikat bandana biru dikepalanya, Ia coba menebak,</p>
<p>"Tidak, mereka masih memperhatikanku, buktinya selimut itu sudah terlipat rapi di sudut kamar itu. Mereka sudah coba membangunkanku, namun sepertinya mereka masih canggung untuk berani membangunkanku dengan cara yang lebih keras."  pikirnya sambil merapikan helai rambutnya yang sudah terikat bandana.</p>
<p>Datu keluar dari kamar itu. Dengan carrier dan bandana biru terikat dikepala Ia akan memulai pendakian itu. Coba Ia raih puncak gunung itu dengan sorotan matanya, rasa bimbang sempat menghampirinya. Ini adalah kali pertamanya mendaki gunung itu, ditambah lagi pendakian kali ini akan dilaluinya seorang diri. Namun hembusan segar hawa pegunungan kembali menentramkan hatinya. Sambil berjalan, dengan sedikit bergumam Ia berkata,<br />
"Akan kugapai puncak gunung itu, walau seorang diri dan tanpa pengetahuan akan jalur perjalanan, akan kujejakkan kakiku dipuncakMu. Bukan karena Aku terpaksa ataupun harus menggapaiMu, tapi karena Aku ingin dan yakin bisa menggapaiMu."</p>
<p>Datupun memulai perjalanannya, dengan penuh senyum dan siul coba Ia wujudkan angannya menjadi nyata.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Angan Santai Dua Mahasiswa]]></title>
<link>http://phiy.wordpress.com/?p=72</link>
<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 08:23:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>phiy</dc:creator>
<guid>http://phiy.wordpress.com/?p=72</guid>
<description><![CDATA[

Lokasi: Teras Gedung C FISIP UI
Waktu: Di sela-sela &#8220;waktu senggang&#8221; Sabtu sore
Posisi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div align="left"></div>
<p align="center"><img src="http://i211.photobucket.com/albums/bb30/phiy_airu/dienshinyakcl.jpg" align="right" /></p>
<p><b>Lokasi: Teras Gedung C FISIP UI<br />
Waktu: Di sela-sela "waktu senggang" Sabtu sore<br />
Posisi: Selonjor ~~<br />
OST: Insatiable by Darren Hayes<br />
Keterangan: A = Temennya L; L = Temennya A</b></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><b>L</b>: Lo tau ga, si fr***y mo ngambil skripsi soal Ibnu Kholdun</span><br />
<span style="color:#ffff00;"><b>A</b>: Wow! Ooh... <i>*goyang2 kaki sambil denger lagu di winamp*</i></span><br />
<span style="color:#ff00ff;"><b>L</b>: Tapi dia kepentok masalah pembimbing..</span><!--more--><br />
<span style="color:#ffff00;"><b>A</b>: <i>*mulut kumat-kamit blaga ngikutin falset Darren Hayes*</i> Kenapa?</span><br />
<span style="color:#ff00ff;"><b>L</b>: Iya! Di sini mana ada dosen lulusan timur tengah yang tau banyak soal Ibnu Kholdun [<i>&#60;&#60; terdengar sotoy</i>]. Di sini mah lulusan Barat semua, kek Mr. IG tuh... Harvard, trus F***A S***A, trus G***A U***A</span><br />
<span style="color:#ffff00;"><b>A</b>: <i>*mulai blaga nanggepin*</i> Gimana kalo kita S2-nya di Timur Tengah?</span><br />
<span style="color:#ff00ff;"><b>L</b>: <i>*excited, nanggepin srius*</i> Wah, bener lo! Bener banget!</span><br />
<span style="color:#ffff00;"><b>A</b>: <i>*ikutan srius*</i>, Iya, kita S2 di Arab gitu, konon di sana gratis, cuma bayar biaya idup. Trus kita sekolah yg bener, trus kita bikin buku yg isinya pemikiran-pemikiran Ibnu Kholdun. Trus kita jadi dosen sosiolgi UI pertama lulusan Timur Tengah yg ngedepanin Ibnu Kholdun [<i>&#60;&#60; sakau ni orang</i>]</span><br />
<span style="color:#ff00ff;"><b>L</b>: <i>*makin srius*</i> Anj*** bener juga lo [&#60;&#60; <i>keknya ketebak d, "L"nya <a href="http://phiy.wordpress.com/2007/06/27/19/">siapa</a></i>]. Yuk-yuk-yuk! Kan jarang tuh. Serius nih gw! Ga jadi d gw S2 ke Jerman, ke Kairo aja. [<i>&#60;&#60; berkata seakan bener mo ke Jerman</i>]</span><br />
<span style="color:#ffff00;"><b>A</b>: Ayo aja, pasti bokap setuju banget kalo anaknya kuliah di Timur Tengah. Gapapa de ga jadi ke Jepang, Timur Tengah kan masih luar negri yg bergengsi [<i>&#60;&#60; berkata seakan bener mo ke Jepang</i>]</span><br />
<span style="color:#ff00ff;"><b>L</b>: Bo-Nyok gw juga pasti setuju2 aja.</span><br />
<span style="color:#ffff00;"><b>A</b>: Klop! Ajak E***a sekalian, dia kan lulusan Gontor, Arabnya pasti bagus. <i>*mulai ngayal blajar di Timur Tengah*</i></span></p>
<p><b>==fin==</b></p>
<p>Emangnya bener ya sekolah di sana Gratis?<br />
Emamngya blom ada buku sosiologi Ibnu Khodun?<br />
Ada yg punya info S2 GRATIS, skali lagi, Gratis ke Arab/Mesir/dan sekitarnya?</p>
<p>Fiuh (- -)<br />
Smoga bukan angan santai blaka...<br />
Amin.</p>
<p>PS: ini bukan kena gejolak Ayat Ayat Cinta low.. Ini asli kepingin buat buku Sosiologi Ibnu Kholdun...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[सखा पलाश संग तुम्हारे]]></title>
<link>http://mehhekk.wordpress.com/?p=181</link>
<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 08:19:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>mehhekk</dc:creator>
<guid>http://mehhekk.wordpress.com/?p=181</guid>
<description><![CDATA[सखा पलाश संग तुम्हारे
बचपन से रिश्त]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span>सखा</span><span> </span><span>पलाश</span><span> </span><span>संग</span><span> </span><span>तुम्हारे</span></p>
<p><span>बचपन</span><span> </span><span>से</span><span> </span><span>रिश्ता</span><span> </span><span>है</span><span> </span><span>ना</span><br />
<span>तुमसे</span><span> </span><span>मेरा</span><span> </span><span>और</span><span> </span><span>मुझसे</span><span> </span><span>तुम्हारा</span><br />
<span>नैनिहाल</span><span> </span><span>के</span><span> </span><span>आँगन</span><span> </span><span>में</span><br />
<span>पनपा</span><span> </span><span>ये</span><span> </span><span>स्नेह</span><span> </span><span>प्यारा</span><br />
<span>अजीब</span><span> </span><span>सी</span><span> </span><span>कशिश</span><span>,</span><span>मीठा</span><span> </span><span>एहसास</span><br />
<span>साथ</span><span> </span><span>तुम्हारा</span><span>,</span><span>सबसे</span><span> </span><span>न्यारा</span><br />
<span>झुलसा</span><span>ती</span><span>  </span><span>दोपहर</span><span> ,</span><span>गरम</span><span> </span><span>हवायें</span><br />
<span>तन</span><span>मन</span><span> </span><span>में</span><span> </span><span>जब</span><span> </span><span>आग</span><span> </span><span>लगाती</span><br />
<span>मनमोहक</span><span> </span><span>पुष्प</span><span> </span><span>गुच्छ</span><span> </span><span>तुम्हारे</span><br />
<span>ठंडी</span><span> </span><span>छाव</span><span> </span><span>पास</span><span> </span><span>बुलाती</span><br />
<span>तुम</span><span> </span><span>संग</span><span> </span><span>अपने</span><span> </span><span>खेल</span><span> </span><span>रचाती</span><br />
<span>तुमसे</span><span> </span><span>दिल</span><span> </span><span>की</span><span> </span><span>कुछ</span><span> </span><br />
<span>कही</span><span> </span><span>अनकही</span><span> </span><span>बातें</span><span> </span><span>बतियाती</span><span> </span><br />
<span>आज</span><span> </span><span>फिर</span><span> </span><span>वही</span><span> </span><span>मौसम</span><span> </span><span>लौट</span><span> </span><span>आया</span><span> </span><span>है</span><br />
<span>ग्रीष्म</span><span> </span><span>का</span><span>,</span><span>पलाश</span><span> </span><span>के</span><span> </span><span>फूल</span><span> </span><span>खिलने</span><span> </span><span>का</span><br />
<span>और</span><span> </span><span>लौट</span><span> </span><span>कर</span><span> </span><span>आई</span><span> </span><span>हूँ</span><span> </span><span>मैं</span><span> </span><span>भी</span><br />
<span>पास</span><span> </span><span>तुम्हारे</span><span>,</span><span>वही</span><span> </span><span>अपनापन</span><span> </span><span>पाने</span><br />
<span>जो</span><span> </span><span>तुमसे</span><span> </span><span>मुझे</span><span> </span><span>मिला</span><span> </span><span>पल</span><span> </span><span>पल</span><br />
<span>आई</span><span> </span><span>हूँ</span><span> </span><span>स्नेह</span><span> </span><span>पर</span><span> </span><span>तुम्हारे</span><br />
<span>अपना</span><span> </span><span>हक्क</span><span> </span><span>जताने</span><br />
<span>उस</span><span> </span><span>वक़्त</span><span> </span><span>को</span><span> </span><span>वापस</span><span> </span><span>बुलाने</span><br />
<span>जो</span><span> </span><span>बिता</span><br />
<span>सखा</span><span> </span><span>पलाश</span><span> </span><span>संग</span><span> </span><span>तुम्हारे</span><br />
<span>चलो</span><span> </span><span>न</span><span> </span><span>आज</span><span> </span><span>फिर</span><span> </span><span>जी</span><span> </span><span>लेते</span><span> </span><span>है</span><br />
<span>रेशम</span><span> </span><span>बन्ध</span><span> </span><span>पुराने</span><span> </span><span>हमारे</span><br />
<span>भूले</span><span> </span><span>तो</span><span> </span><span>नही</span><span> </span><span>हो</span><span> </span><span>मुझे</span><br />
<span>अपनी</span><span> </span><span>पहचान</span><span> </span><span>बताई</span><span> </span><span>मैने</span><span> </span><span>तुम्हे</span><span> </span><span>छूकर</span><br />
<span>तुम</span><span> </span><span>भी</span><span> </span><span>मुझे</span><span> </span><span>अपनाओ</span><span> </span><span>सखा</span><br />
<span>पलाश</span><span> </span><span>का</span><span> </span><span>फूल</span><span> </span><span>मेरी</span><span> </span><span>अंजनी</span><span> </span><span>में</span><span> </span><span>रख</span><span> </span><span>कर</span><span>.</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Be Your Self?]]></title>
<link>http://maxbreaker.wordpress.com/?p=70</link>
<pubDate>Sat, 16 Feb 2008 10:16:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Max Breaker</dc:creator>
<guid>http://maxbreaker.wordpress.com/?p=70</guid>
<description><![CDATA[Manusia memang diciptakan dengan sifat, karakter dan garis hidup yang berbeda.
Alhamdulillah saya di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia memang diciptakan dengan sifat, karakter dan garis hidup yang berbeda.</p>
<p>Alhamdulillah saya diciptakan sebagai manusia yang pikiran dan tingkahnya lurus dan gak neko-neko, singkat kata saya bukan anak bandel, saya adalah anak patuh dan penurut...</p>
<p>Tapi...<!--more--></p>
<p>Kadang saya ingin menjadi seperti mereka, anak-anak bandel itu(terutama yang satu sekolah dengan saya). Kadang saya merasa hidup mereka itu sangat enjoy, ga pusing dengan peraturan, kalau lagi malas sekolah ya dengan enaknya mbolos saja. Peraturan mereka langgar tanpa takut-takut, hidup mereka tiap hari hampir selalu diisi dengan guyon. Gelut? mereka ga takut, mau keroyokan, mau single 1 lawan 1, OK2 saja bagi mereka. Mereka itu kalau mau minum? ya minum saja. mau ngrokok? ya ngrokok saja, tanpa mikir panjang dan yang penting enjoy dan asik. Ah, nampaknya hidup mereka indah betul...</p>
<p>Ya, kadang saya ingin menjadi seperti mereka itu. karena jadi orang baik dan patuh terus pada peraturan itu kadang membosankan. Tapi sayangnya saya masih ingat dosa dan saya masih ingat orang tua, ya saya tidak ingin mencemarkan nama baik orang tua dengan tingkah laku saya...</p>
<p>tapi.... jadi orang baik memang kadang terasa membosankan.....</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengerti akan kasih sayang]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/?p=213</link>
<pubDate>Thu, 14 Feb 2008 08:30:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/?p=213</guid>
<description><![CDATA[14 Februari 2008
Untuk ibuku,
Semakin saya tua saya makin mengerti arti kasih sayangmu yang tak leka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>14 Februari 2008</p>
<p>Untuk ibuku,</p>
<p>Semakin saya tua saya makin mengerti arti kasih sayangmu yang tak lekang. Terima kasih atas semua hal yang Ibu berikan, dari saat mengandungku sampai sekarang.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Andai…]]></title>
<link>http://andaikan.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 19:08:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>andaikan</dc:creator>
<guid>http://andaikan.wordpress.com/?p=3</guid>
<description><![CDATA[Andaikan Sang Pencipta melirik bumi pertiwi ini, kurasa dia kan termengut;
Atas semerawutnya kehidup]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Andaikan Sang Pencipta melirik bumi pertiwi ini, kurasa dia kan termengut;</p>
<p class="MsoNormal">Atas semerawutnya kehidupan, ketidakadilan dan kekejaman,</p>
<p class="MsoNormal">Genangan banjir dan kekeringan, korupsi dan kemiskinan.</p>
<p class="MsoNormal">&#160;</p>
<p class="MsoNormal">Andaikan ku dapat berandil, jadikan pertiwi kembali ayu.</p>
<p class="MsoNormal">Biar Pencipta boleh tersenyum, melihat jerih payahku.</p>
<p class="MsoNormal">Maka hidup tak ‘kan menyesal, tak ‘kan pula jadi hampa.</p>
<p class="MsoNormal">&#160;</p>
<p class="MsoNormal">Andaikan ku beroleh pembaca, harap nurani kita bersatu.</p>
<p class="MsoNormal">Sumbang pikiran kerahkan tenaga, kerjakan semua bagian kita.</p>
<p class="MsoNormal">Tuk tanah air nan semerawut, terjunkan diri sepenuh hati.</p>
<p class="MsoNormal">&#160;</p>
<p class="MsoNormal">Andaikan ku miliki posisi, mengandai ku tidak lagi.</p>
<p class="MsoNormal">Maka kata menjadi berisi, angan kerja oleh tangan.</p>
<p class="MsoNormal">Tapi seandainya pun tidak, aku andai harap kau kerja.</p>
<p class="MsoNormal">&#160;</p>
<p class="MsoNormal">Andaikan andai adalah aspirasi, milik bersama.</p>
<p class="MsoNormal">Dan ku tidak sembarangan andai, tapi berpikir dan berdoa.</p>
<p class="MsoNormal">Hasil masih jauh, tapi perubahan telah dimulai.</p>
<p class="MsoNormal">&#160;</p>
<p class="MsoNormal">Andaikan kau dan aku mau berandai, mau berkorban, mau berjuang.</p>
<p class="MsoNormal">Relakan diri pikirkan bangsa, tekad kembali bangun pertiwi.</p>
<p class="MsoNormal">Andaikan itu terjadi; kita tak perlu berandai…</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anganku.....]]></title>
<link>http://freeworld06.wordpress.com/2008/01/09/anganku/</link>
<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 11:03:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>yunita06</dc:creator>
<guid>http://freeworld06.wordpress.com/2008/01/09/anganku/</guid>
<description><![CDATA[Tertatih aku menggapai asa
Terkulai layu terbelenggu letih
Helaan hawa terurai nyaring
Menggadai kal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Tertatih aku menggapai asa</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Terkulai layu terbelenggu letih</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Helaan hawa terurai nyaring</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Menggadai kala pagut termangu</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal">&#160;</p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Logika kerap terkuras</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Misteri silih berganti</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Tanya penuhi benak</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Kapankah...?</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Aku ingin…..</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Meneguk setetes kuluman cinta</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Mengecap untaian kasih penuh gelora</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Angan kecilku sergap menyambut</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal">&#160;</p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Aku berharap.....</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Nestapa jera tertaut bayu</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sesosok jiwa menyelimuti raga</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Nada nirwana tentramkan kalut</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Raga suciku terdekap santun</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Selamanya…..</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal">&#160;</p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p align="center" style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>______Yunita06_______</strong></font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bawalah Anganmu]]></title>
<link>http://independen69.wordpress.com/2007/12/20/bawalah-anganmu/</link>
<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 07:31:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>daeng limpo</dc:creator>
<guid>http://independen69.wordpress.com/2007/12/20/bawalah-anganmu/</guid>
<description><![CDATA[Jika hatimu pilu, ingatlah salah satu momen terindah dalam hidupmu mungkin bersama pacar atau seoran]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Jika hatimu pilu, ingatlah salah satu momen terindah dalam hidupmu mungkin bersama pacar atau seorang sahabat lalu dengarlah sebuah lagu kenanganmu, bawalah anganmu kemasa itu, rasakan setiap hentakan nada dan syairnya, rasakan setiap detail kenangan itu jangan sampai ada yang terlewat.</p>
<p align="justify">Sudah anda rasakan guyuran kebahagiaan menyiram, sejuk dan dingin berpadu jadi satu.  Ada saat dirimu tertawa, lalu tersenyum sendiri kemudian menangis dan tertawa lagi.  Biarkanlah kenangan itu menguasaimu, hingga batinmu puas, rasakan ..rasakan....hingga tuntas dengan sendirinya, lupakan kepahitan hidup ini sementara, biarlah setiap bait lagu mengisi benak dan hatimu, biarkan ....biarkan....biarkan....kendorkan syarafmu....rileks..... Cobalah. Tamat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berikanlah]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/28/berikanlah/</link>
<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 08:30:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/28/berikanlah/</guid>
<description><![CDATA[Tuhan,
berikanlah padaku sejengkal kesabaran dan segenggam harapan
agar aku tetap berjalan dengan te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tuhan,</p>
<p>berikanlah padaku sejengkal kesabaran dan segenggam harapan</p>
<p>agar aku tetap berjalan dengan tegap...</p>
<p>(autum 2009, mungkinkah?) </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kartu Tarot-ku]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/26/kartu-tarot-ku/</link>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 11:53:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/26/kartu-tarot-ku/</guid>
<description><![CDATA[Dua minggu lalu iseng berkirim SMS ke kawan baikku. Malam itu dia lagi ngumpul dengan teman-teman S]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Dua minggu lalu iseng berkirim SMS ke kawan baikku. Malam itu dia lagi ngumpul dengan teman-teman SMA nya dan lagi dibacain kartu Tarot! Iseng aku minta di bacain juga. </p>
<p>Pertanyaan pertama yang ku ajukan: Apakah studi S3 ku bisa diselesaikan tepat waktu</p>
<p>Setelah memilih 4 angka antara 4 dan 22, jawaban yang kuperoleh adalah:</p>
<p>"Bisa selesai tepat waktu dg usaha keras dan extra sabar, didukung suami dan tidak ada masalah keluarga yg mengemuka"</p>
<p>Usaha keras dan extra sabar...semula kata-kata itu bikin aku agak khawatir, tapi kupikir ulang memang studi S3 mana yang gak pakai usaha keras dan extra sabar? May be it is a long and windy road...</p>
<p>Lalu pertanyaan kedua: Bagaimana dengan karirku setelah sekolah?  </p>
<p>Setelah memilih 4 angka lagi, jawaban ini yang keluar:</p>
<p>"karir bisa cemerlang tapi berpotensi melupakan keluarga. Bisa dianulir jika bisa memelihara komitmen tetap sebesar ketika menikah"</p>
<p>Wuihhh...lebih membuatku khawatir dari jawaban pertama. Tapi bukankan karir selalu berhadapan dengan keluarga?</p>
<p>Di luar percaya atau tidak percaya dengan kartu tarot-ku, semuanya mungkin adanya. Semoga hal terbaik yang terjadi.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menjadi anak bawang di lautan fotografer]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/18/menjadi-anak-bawang-di-lautan-fotografer/</link>
<pubDate>Sun, 18 Nov 2007 17:43:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/18/menjadi-anak-bawang-di-lautan-fotografer/</guid>
<description><![CDATA[Kemarin sore saya memberanikan diri mendaftar anggota di www.fotografer.net , mencari ilmu memotret]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin sore saya memberanikan diri mendaftar anggota di <a href="http://www.fotografer.net/">www.fotografer.net</a> , mencari ilmu memotret dengan cara yang baik dan benar.Dua foto sudah diupload, 3 komentar diterima. Sebagai pemula tentu bukan apa-apa.Mendapat komentar saja sudah senang, sekaligus terkagum-kagum dengan banyak foto bagus.</p>
<p>Dimanapun ternyata orang bicara tentang etika. Di komunitas fotografer pun ada etika. Tidak boleh mengakui foto yang bukan jepretannya. Ada foto bagus banget tetapi ramai ditimpalin komentar karena ternyata ngambil foto orang.  Tak harus jadi orang penting untuk menjadi orang luhur atau orang bejat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sore, mendung dan kangen rumah ]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/11/sore-hari-di-kota-umea/</link>
<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 14:54:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/11/sore-hari-di-kota-umea/</guid>
<description><![CDATA[ 
 
Langit sedang mendung. Saya kangen rumah. Saya putuskan nongkrong di Kota, menikmati lalu lal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ariprobandari.wordpress.com/files/2007/11/downtown5-web.jpg" title="downtown5-web.jpg"></a><a href="http://ariprobandari.wordpress.com/files/2007/11/downtown2-web1.jpg" title="downtown2-web1.jpg"><img src="http://ariprobandari.wordpress.com/files/2007/11/downtown2-web1.jpg" alt="downtown2-web1.jpg" /></a> </p>
<p> <a href="http://ariprobandari.wordpress.com/files/2007/11/downtown3-web1.jpg" title="downtown3-web1.jpg"><img src="http://ariprobandari.wordpress.com/files/2007/11/downtown3-web1.jpg" alt="downtown3-web1.jpg" /></a></p>
<p>Langit sedang mendung. Saya kangen rumah. Saya putuskan nongkrong di Kota, menikmati lalu lalang orang. Tak ada yang istimewa dengan sore itu. Setelah satu jam melewati sore itu, saya tahu bahwa saya sedang menjalani pengorbanan untuk harapan hidup yang lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Masihkah saya berani?]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/08/masihkah-saya-berani/</link>
<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 16:57:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/11/08/masihkah-saya-berani/</guid>
<description><![CDATA[Proses menulis paper 2 membuat saya menyadari bahwa tak ada yang simpel dan mudah dengan melakukan d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Proses menulis paper 2 membuat saya menyadari bahwa tak ada yang simpel dan mudah dengan melakukan dan menuliskan penelitian "health system research". Agak panik tapi sore, merasa tidak PEDE dengan paper ke2 saya. Datanya berantakan tak mudah diinterpretasi. Ketika ketemu AK di ruang kopi saya meminta waktu sebentar untuk menyampaikan uneg-uneg saya. Apakah analisis saya cukup meyakinkan untuk dipublikasi? Sementara berbagai paper dalam jurnal internasional bercerita dengan data-data yang cantik.</p>
<p>AK berkomentar begini: "tidakkah paper-paper itu kadang berbohong? apa yang kamu punyai adalah reality. Teruskan, jangan berhenti, kita cari cara nanti. Sekarang kamu tahu bahwa health system research selalu berhadapan dengan hal yang tak sempurna".</p>
<p>Kebetulan di depan AK ada para profesor dan guru statistik dan epidemiologi. Ternyata tak ada yang sempurna di dunia ini termasuk dalam data penelitian. Prinsipnya adalah sejauh mana data itu tetep bisa dianalisis, tetap bisa menggunakannya in the best way, itu sudah cukup.</p>
<p>Dari mata AK tadi sore kadang saya menangkap dia agak kecewa dengan saya yang cepat menyerah. Dia mungkin memang pantas kecewa. Menceburkan diri dalam health system research sejauh ini berarti membangun keberanian menghadapi kenyataan dan menjadi kesatria kecil untuk memperbaikinya.</p>
<p>Masihkan saya berani?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jalan Bahagia]]></title>
<link>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/10/25/jalan-bahagia/</link>
<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 11:01:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariprobandari</dc:creator>
<guid>http://ariprobandari.wordpress.com/2007/10/25/jalan-bahagia/</guid>
<description><![CDATA[Sore ini rasanya ragu, lalu SMS bapak Klaten&#8230;Kangen mendengar beliau menembangkan nasehat keu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sore ini rasanya ragu, lalu SMS bapak Klaten...Kangen mendengar beliau menembangkan nasehat keutamaan ini:</p>
<p>Ngelmu iku, kelakone kanti laku...</p>
<p>Lekase lawan khas...</p>
<p>Tegese khas nyantosani...</p>
<p>Setya budya pangekering dur angkara...</p>
<p>(ilmu -- kuartikan sebagai jalan bahagia---diperoleh dengan sebuah perjuangan, nantinya akan membahagiakan, niat harus dijalani, dengan hati yang mantap yang dilengkapi dengan kasih, kasih pada ilmu itu sendiri, pada guru dan orang-orang yang terlibat, semuanya akan sampai hanya jika jiwa bisa meredam emosi negatif seperti iri dengki dan kemarahan)</p>
<p>Terima kasih pak, membuat saya meyakini lagi apa yang sudah saya mulai.</p>
<p>Senja, Umea, 23 Oktober 2007</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[INSOMNIA]]></title>
<link>http://rheekha.wordpress.com/2006/12/18/insomnia/</link>
<pubDate>Thu, 31 Dec 1998 06:27:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rika</dc:creator>
<guid>http://rheekha.wordpress.com/2006/12/18/insomnia/</guid>
<description><![CDATA[Langit kamar diam
Sementara waktu tertatih
dalam timbunan dingin
Mata yang terpejam
Tak kunjung bera]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Langit kamar diam<br />
Sementara waktu tertatih<br />
dalam timbunan dingin</p>
<p>Mata yang terpejam<br />
Tak kunjung berat<br />
Sia-sia menyeret angan<br />
ke pintu mimpi<br />
terasa jauh untuk menggapai</p>
<p>Angan bagai kanak-kanak<br />
riang bersorak<br />
dalam khayal yang membual<br />
dengan bintang-bintang semu<br />
yang tabur dalam kanvas otak</p>
<p>Lelah dalam palung malam<br />
Hanya satu yang kuinginkan</p>
<p>Aku ingin tidur…</p>
<p>-7 April 1998-</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
